Parfum dan eau de toilette (paparan berulang)
Pewangi sintetis — campuran zat
Tingkat bukti : Kemungkinan besar Kamar mandiMekanisme : Beban gangguan hormon
🟡 Beberapa penelitian pada manusia menunjukkan arah yang sama, didukung oleh mekanisme biologis yang masuk akal, namun bukti belum bersifat pasti.
- Di mana biasanya ditemukan
- Parfum, eau de toilette, dan eau de Cologne yang dioleskan langsung ke kulit, sering kali beberapa kali sehari.
- Mekanisme yang diduga
- Berbeda dari kosmetik lain, parfum berulang kali dioleskan langsung ke kulit sehingga meningkatkan penyerapan kumulatif. Produk ini menggabungkan beberapa kelompok zat: musk sintetis yang dapat terakumulasi dalam tubuh, ftalat sebagai pengikat aroma, dan terkadang pewarna yang diduga bersifat karsinogenik, mutagenik, atau toksik bagi reproduksi.
- Langkah alternatif
- Kurangi frekuensi pemakaian dan pilih formulasi tanpa ftalat bila dicantumkan. Studi tahun 2023 pada 41 perempuan menunjukkan penurunan biomarker urin yang terukur setelah 28 hari tanpa ftalat dan paraben.
- Sumber
- Studi Endocrinology tentang musk ambrette; 60 Millions de consommateurs, pewarna dalam parfum; studi biomarker urin 2023.
Kenali paparan harian Anda dalam sekitar sepuluh menit.
Isi kuesionerFaktor terkait
Dimasukkannya suatu faktor tidak berarti faktor tersebut menyebabkan infertilitas: faktor ini termasuk salah satu hal yang perlu diperhatikan, tergantung tingkat buktinya.
Pembaruan konten terakhir: 14 September 2026